LITANI TENTANG SAHABAT


: ukiran kisah buat sintha di mimpi kepanjangan

Hari kemarin telah berlalu
Mengisahkan pada kita cerita dan derita
Engkau tersenyum pada mirisnya kehidupan
Tapak lelah dan sumringah terukir jelas
Masih ingatkah engkau saudara?

Aku kamu dan mereka
Kita tersenyum mengukir rasa
Engkau tertawa pada masa
Merajai hari dengan pesona kawula muda
Ingatkah engkau saat kita bersama?

Kami di sini semua bersama
Menagih padamu semburat kisah
Mana senyum sinismu yang lugu?
Dimana tersimpan guratan senyum?
Adakah kau titip sebingkis tawamu?

Ah….
Tak membayangkan masa itu
Empat tahun kita bersama
Engkau mengalami derita
Kami berusaha menghibur
Tapi, engkau terlalu keras kepala
Berbuat seolah tegar

Yah…
Senyum dan tawamu semilirkan pedih
Sembunyikan sedih diantara riuh
Lenakan kami dalam kekuatan hati
Namun pilunya sekarang sadarkan kami

Sintha…..
Kawan, sahabat dan saudara
Kami tak tahu lagi memanggilmu apa?

Begitu kejamkah dunia
Hingga engkau berlalu begitu cepat?
Begitu sayangkah pencipta
Hingga harus memanggilmu segera?

Sintha…..
Kawan, sahabat dan saudara
Beristirahatlah dalam kedamaiaan
Tak ada lagi potongan seyuman
Tertawa riang kita bersama

Kita tak bisa merangkai lagi
Bunga kehidupan yang indah
Tak ada puisi dengan rima indah
Hanya doa kami selalu menyertai
Beristirahatlah dalam kedamaian



Kematian adalah utang
Yang harus kita bayar
Entah itu sekarang ataukah nanti
Hutangmu telah lunas wahai saudara

Sintha…..
Akhirnya kami sadar
Engkaulah kawan, sahabat dan saudara
Tersenyumlah di kedamaian mentari
Lagukan rindu nyanyikan litani cerita kita bersama

Selamat jalan kami ucapkan
Artikan mimpi artikan kisah
Pada riasan indah pelangi
Ariny’z Home 3 Des 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, setelah membacanya.
Terima kasih