Dunia Lain?

Ilustrasi dari: inforikter.blogspot.com
Saya pernah punya teman dekat. Orang manggarai. Kami kemudian “berjauhan” karena LDR dan beberapa alasan lain. Dan satu hal yang saya ketahui dari dia ialah dia pernah hamil diluar nikah dengan seseorang yang ia tak mau menuntut tanggungjawabnya. (ini bukan curhat :p). Dan alasannya itulah yang membuat saya untuk menuliskannya di sini.

Suaminya itu (walaupun belum sah secara adat dan agama) ternyata telah memiliki istri, sebelum menghamilinya. Hal paling ekstrim adalah ternyata istri dari sang suami adalah manusia dari dunia lain. Istrinya bukanlah manusia bumi yang sering kita jumpai sehari-hari. Teman saya tersbut kemudian berpisah secara baik-baik dengan suaminya karena katanya Istri dari dunia lainnya selalu memantau dan akan terjadi hal yang tidak diingnkan apabila hal tersebut terus berlanjut. 

Menurut kepercayaan turun temurun masyarakat manggarai, bila seseorang tidur pada waktu petang jam enam, maka ular akan datang lalu mengawininya. Saya sempat tertawa karena merasa itu hal konyol. Tapi teman saya yang lain (orang manggarai juga) nampak sangat serius bercerita. Bahkan meyakinkan saya bahwa hal tersebut benar adanya.

Saya adalah tipe orang yang tidak mudah mempercayai hal semacam itu. Mungkin karena telah dipengaruh oleh pemahaman modern yang butuh teori dan harus bisa dijelaskan secara ilmiah. Apalagi ketika saya mengerjakan tugas akhir setahun lalu, membuat saya memiliki pemahaman bahwa semuanya menjadi pasti apabila telah dibuktikan secara teoritis dan empiris melalui penelitian. Walaupun ada kesadaran dalam diri bahwa semua yang ada didunia ini terkadang ada yang belum atau tidak bisa untuk diteliti atau bahkan yang pernah diteliti mendapat kebenaran yang mutlak.

Ok. Kembali ke hal tadi. Kadang saya berusaha untuk tdak mempercayainya tapi kenyataan membenarkan bahwa itu memang telah terjadi. Seperji kejadian waktu kecil saya. Kala itu saya berusia lima tahun. Saya ditugaskan menjaga rumah ketika kakak-kakak saya ke sekolah dan orang tua saya ke kebun. Waktu itu saya bermain di halaman rumah. Ketika saya sadar, ternyata pintu rumah kami telah tertutup. Saya ke sana untuk membukanya tapi tak bisa. Sepertinya ada orang yang menguncinya dari dalam. Saya terus mendorong dengan tenaga kecil saya. Sia-sia saja. Namun hal yang aneh adalah terdengar suara dari dalam seperti perpaduan antara suara ayam betina yang hendak bertelur dan suara tokek. kok... kok...kok... Panjang.

Hal semacam tahayul ini juga berlaku dalam masyarakat modern ini. Ambil contoh, dalam masalah kesehatan. Kecelakaan menimpa seseorang yang menyebabkan tulang kakinya patah. Secara medis dokter telah menyarankan untuk diamputasi. Karena tak tega dan tak memiliki biaya yang cukup. Mereka menolak, kemudian beralih ke dukun. Dengan ramuan dan komat kamit mulutnya di air ternyata mampu menyembuhkan orang tersebut. Bahkan bisa berjalan normal kembali. Saya bahkan masih bingung dan terus bingung, kenapa air yang biasa kita minum itu berubah menjadi hal yang mujarab hanya karena dibacakan mantra di atasnya. Saya kadang berpikir, bisa saja dukun itu menipu kita. Mungkin memaki kita dengan komat-kamit mulutnya. Tapi yang jelas orang tersebut disembuhkan. (walau ada beberapa yang tidak).

Ternyata dunia lain itu sepertinya ada. Saya tidak tahu apakah saya sudah sepenuhnya percaya? Karena saya terus mencari kebenarannya. mungkin ada juga dunia lain. Seperti halnya dunia maya.

1 komentar:

  1. Banyak hal ajaib yang terjadi pada jaman moderen loh :D seperti postingan Jo, tangan Mamatua yang patah juga disembuhkan dengan air (setelah dirongsek dan dinyatakan patah) ahahaha... yah begitulah :D

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, setelah membacanya.
Terima kasih