Primadona dan Prima Dosa

Juli 30, 2015 0 Comments A+ a-


Gambar diambil dari: almabhaktiluhur.com

Saya berpikir, ternyata yang paling dibanggakan dari kehidupan seorang wanita adalah kecantikan, sehingga tidaklah mengherankan bila pada suatu cerita nostalgia masa sekolah, beberapa teman selalu berkata. Ternyata dulu waktu SD si Mira-lah yang primadona, waktu SMP ada Shanty, di SMA ada Nining, begitulah seterusnya. Wanita ternyata cukup dikenal dan dikenang, bahkan menjadi ikon.
Lihat saja, untuk beberapa barang jualan, selalu memasang wanita sebagai tempelan dalam menarik perhatian calon pembeli atau langganan. Ada yang namanya Sales Promotion Girl (SPG) yang berpenampilan cukup seksi dengan berpakaian minim dan ketat.
Dalam dunia periklanan, selalu ada saja wanita yang bertujuan menarik perhatian terhadap merek dagang yang dipromosikannya. Ada pewangi tubuh yang bila dipakai membuat wanita terpikat, bahkan bidadari pun jatuh dari langit. Ada rokok yang bisa melihat wanita tetangga yang menarik ingin dan berbagai cerita rekaan iklan lainnya.
Dalam dunia hiburan layar kaca pun demikian. Ada yang mencoba memboikot frekuensi publik hanya untuk menampilkan sepasang pengantin baru yang memamerkan kemesraannya. Dan bagi yang jomblo, tentu merasa miris dan sakit hati. Ada yang mencoba untuk bunuh diri, ada yang tergoda dengan kecantikan pengantin wanita, bahkan ada yang mencuri pandang dengan anak gadis tetangga.
Ditilik lebih jauh dari sisi ketahanan terhadap cobaan, ternyata semuanya telah membuat lelaki normal tergoda. Saya pun tergoda. Karena telah digoda dan tergoda, maka kita sudah tidak jauh dari apa yang namanya dosa. Kita berdosa karena tidak bisa menahan hawa nafsu. Dan, hawa nafsu untuk berbagai pikiran buruk maupun perbuatan buruk telah menjerumuskan kita daam lembah yang kelam. Dalam neraka yang hanya terdengar ratapan dan kertak gigi serta dinaungi api yang membara.
Berbicara tentang primadona dan dosa, kita tentu ingat tentang bagaimana sejarah penciptaan semesta. Menurut iman kristiani, hanya ada dua manusia pada awal mulanya yang diciptakan Tuhan. Adam dan Hawa. Mereka adalah lelaki dan wanita. Karena mereka berlainan jenis, maka sebagai wanita, Hawa tentu menjadi primadona bagi Adam. Lantaran ia menjadi primadona, Adam kemudian tergoda oleh rayuan Hawa. Sama seperti iklan dan berbagai produk advertising lainnya yang lebih banyak menjelaskan lekuk tubuh wanita dibandingkan dengan produk itu sendiri.
Hawa sebagai Sang Primadona ternyata juga memberikan sebuah sentuhan bagi lelaki pertama di muka bumi itu untuk melanggar perintah Pencipta mereka agar tak memakan buah terlarang. Karena rayuah setan, hawa sebagai primadona masuk dalam dosa dan ia juga menjerumuskan Adam untuk ikut ambil bagian dalam dosa. Turut memakan buah terlarang itu. Maka jadilah prima dosa. Dosa pertama.

Tulisan Terbaru

Sera Diri – Salah satu Tahap Perkawinan Tana Zozo.

Ilustrasi dari internet   “saya cintau dengan kau e…” “hmmm… gombal” “Tidak e. Serius” “kalo serius buktinya mana?” “bukti apa? Be...